Copyright © Perjalanan Hidupku
Monday, May 6, 2013

Aku Egois, kenapa?

Sepertinya bercerita lewat tulisan emang lebih aman dari pada bercerita dengan yang lainnya. Setiap hari dan setiap kali, hampir diri ini tak pernah tak mengeluh. Entah ingin ini, mengapa dia bisa begini, kenapa aku begini yang ujung-ujungnya mengapa aku terlahir dari keluarga yang seperti ini. Mungkin terasa tak adil, ibuku, 4 bersaudara dan beliau anak sulung. Anak kedua, ketiga, dan keempat bisa dibilang sangatlah mapan. PNS, pengusaha konveksi, dan pengusaha kelapa sawit plus pedagang baju dll di Sumatera. Sedangkan ibuku hanya seorang buruh pabrik rokok yang treletak 4 km jauhnya dari rumah. Memang dulunya waktu muda kata ibu, beliau emang bekerja di Pabrik Rokok Kebo. Dan bisa ditebaklah gaji seorang karyawan borongan pabrik rokok.
Monday, March 18, 2013

How Lucky I am!


Lelang Scoopy FI Hanya Rp5.000 - kompas.com

Bandung, KompasOtomotif - Honda Indonesia melakukan gebrakkan baru mengadakan lelang tawaran terendah untuk model terbarunya Scoopy FI via internet melalui akun @welovehonda di situs jejaring sosial Twitter, kemarin (16/2). Tawar-menawar dimulai pukul 10.00 WIB dengan harga pembukaan Rp 13,9 juta. Hanya butuh sekitar dua jam, sampai akhirnya penawaran terendah dicapai Rp 5.000." 

Cuma butuh dua jam tawaran terakhir (Rp 5.000) jatuh pada pemilik akun @emRochim dari Solo, Jawa Tengah," komentar Ahmad Muhibbuddin, Manager Corporate Communications PT Astra Honda Motor (AHM), di Bandung, hari ini (16/2/2013). 
Wednesday, November 21, 2012

Nobody Care 'bout Me??

12 November 2012

Hatiku kalut, berkecamuk campur aduk. Gak tahu kenapa perasaan seperti ini selalu hadir dan mengganggu. Terlalu lemah untuk seorang pria. Selalu mengeluh, minta perhatian lebih dari orang sekitar. Tapi mereka selalu gak tanggap dg apa yg Ochim inginkan dan rasakan. Egois mungkin, ya seperti inilah ochim. Tolong mengerti aku yg setiap saat selalu merasa kesepian ini. Hanya butuh dihibur, butuh dielu-elu.
Monday, October 1, 2012

Galau edisi balkon

26 September 2012

Memandang ke atas langit, hanya terlihat awan dan samar-samar bulan bersembunyi dibaliknya. Bintang-bintang tak terlihat satu pun. Semilir angin malam berhembus ringan. Menggoyangkan bunga-bunga kecil di sekeliling. Hanya ditemani oleh nyamuk-nyamuk nakal yang terus-terusan menggigit. Sesekali tangan ini berayun dan "PLAK", tetap saja masih terdengar suara mengganggu sayap nyamuk. Melihat sekeliling dibawah lampu balkon, ada bunga kamboja yang sedang bermekaran. Memang paling enak menyendiri di balkon lantai dua. Anak-anak depan lagi gak di kamar, kosan depan tumben juga gak berisik. Hanya terdengar suara TV si Agung di dalam kosan. Dan aku masih membaringkan badan di atas lantai yang dikelilingi tanaman-tanaman punya Pak Kos. Tiduran, mendengarkan musik dan merenungkan sesuatu. Aku memikirkan sesuatu yang gak jelas. Memikirkan ayah, ibu, adik dan semuanya yang di rumah. Tiba-tiba terpikir juga waktu SMA, saat musim hujan pulang naik motor dan basah-basahan. Setengah jam lamanya berhujan-hujan di sepanjang jalan. Dan puncaknya memikirkan seseorang yg disana yg gak tahu apakah juga pernah memikirkan aku atau tidak.